Kamis, 27 Agustus 2015

Tempat Wisata yang Unik dan Klasik di Bali




Tempat Wisata yang Unik dan Klasik di Bali

Menghabiskan waktu libur bersama keluarga dengan berjalan-jalan dan berwisata ke Pulau Dewata adalah pengalaman seru yang tak akan terlupakan. Terdapat berbagai lokasi wisata yang siap memanjakan mata dan menenangkan pikiran anda. Wisata pantai menjadi salah satu tujuan liburan yang tidak boleh terlewatkan selama anda berada di sana. Selain itu, ada pula berbagai tempat wisata menarik, unik dan klasik yang bisa anda temukan sekaligus melengkapi keseruan liburan anda bersama semua anggota keluarga.

Mengunjungi Desa Wisata


Salah satu lokasi wisata klasik yang bisa dijadikan destinasi liburan anda di Bali adalah Desa Penglipuran. Desa tradisional yang satu ini berada di kawasan dataran yang cukup tinggi sehingga suasana di sana terasa sejuk dan juga asri. Desa Pengelipuran berlokasi di daerah Bangli dan menyajikan suasana taman yang indah dan dikelilingi dengan perumahan khas Bali yang tertata rapi dan serupa satu sama lain. Desa tradisional yang satu ini sangat mengesankan dan menggambarkan suasana perumahan di Bali pada zaman dulu yang masih sangat klasik dan asli.



Destinasi selanjutnya yang bisa anda kunjungi adalah Pura Kehen Bangli. Tempat ini merupakan peninggalan zaman dulu yang masih diakui sampai sekarang. Pura yang satu ini berada di lokasi yang strategis dan mempunyai banyak keunikan sehingga sangat menarik untuk dikunjungi. Suasana klasiknya sudah terasa sejak awal anda memasuki kawasan wisata yang satu ini karena pintu masuk Pura Kehen Bangli menggunakan Candi Kurung yang berbeda dari pura pada umumnya sehingga para wisatawan tertarik untuk mengabadikan gambar di depan pura sebagai kenang-kenangan.


Berburu Kopi Khas


Selain Desa Pengelipuran dan Pura Kehen Bangli, masih ada lagi tempat wisata klasik lainnya yaitu Warung Kopi Kintamani yang menyuguhkan aneka kopi dan pilihan minuman lainnya secara klasik dengan suasana yang sangat menarik. Anda akan dimanjakan dengan suasana perkebunan yang dapat menyegarkan pikiran dan menghangatkan waktu bersama keluarga selama berwisata di Bali. Itulah beberapa tempat yang unik dan klasik yang menarik di Bali dan patut anda kunjungi bersama keluarga ketika libur panjang nanti.

Kamis, 06 Agustus 2015

5 Restoran dengan Tema Unik di Bali



Berkunjung ke sebuah lokasi wisata tentunya terbersit keinginan untuk mencoba sajian khas yang ada di daerah wisata tersebut. Hampir semua daerah wisata di nusantara menyuguhkan menu-menu tradisional maupun kontemporer yang cukup menggoda selera makan. Bali merupakan salah satu destinasi wisata yang cukup ideal, tidak hanya lokasi wisata yang menarik namun juga kulinernya yang memikat. Bahkan ada banyak tempat makan yang menyediakan dekorasi yang unik sehingga menambah nikmat saat menyantap sajian yang dipesan.

5 Restoran dengan Tema Unik di Bali


Berikut adalah beberapa pilihan tempat makan yang menyuguhkan nuansa unik di dalamnya, yakni dari tema dekorasi di dalamnya:

1.       The Pirates Bay, menyediakan tempat makan dengan dekorasi kapal yang indah dan unik, Anda akan menyantap makanan di atas badan kapal ini.
2.       Garage at Man Seat, kali pertama masuk akan merasakan nuansa maskulin sebab dekorasinya terinspirasi dari sebuah garasi sehingga banyak replika dan sparepart sepeda motor.
3.       Tsavo Lion Restaurant, menyantap makanan sembari bersafari sebab bersebelahan dengan kandang hewan liar.
4.       Cosmic Dinner, restoran dengan suasana retro dan mengajak ke era 60-an.
5.       Gardin Bistro, menikmati santapan di tengah taman dan atap kaca.

Ketika masuk ke sebuah rumah makan dan menjumpai nuansa dan dekorasi yang unik dan lain daripada yang lain. Tentunya akan menjadi daya tarik tersendiri untuk datang kembali, dan menyantap sajian yang ditawarkan. Bali yang merupakan destinasi wisata yang banyak dipilih menjadikannya kaya akan tempat-tempat menarik, termasuk untuk kebutuhan makan. Beberapa tempat mampu menawarkan pesonanya, dan sayang jika tidak kembali lagi saat mampir ke Pula Dewata untuk kesekian kalinya.

Beberapa rumah makan di atas bisa dijadikan pilihan untuk menikmati liburan yang memberikan nuansa yang berbeda. Kapan lagi bisa menyantap kuliner lezat dan sekaligus mendapatkan kesempatan menikmati keunikan sebuah ruangan. Jadikan kunjungan Anda ke Bali lebih berwarna dengan memilih rumah makan yang tidak biasa, seperti yang ada di atas. Mengajak seluruh anggota keluarga untuk mampir ke salah satu rumah makan tersebut pun menjadi pilihan yang tepat.

Rabu, 05 Agustus 2015

Pagoda Buddhagaya Watugong




Pagoda Buddhagaya Watugong


Kompleks Vihara Buddhaya Watugong memiliki luas mencapai 2,25 hektar dan terdiri dari 5 bangunan dengan 2 bangunan utama, yaitu Pgoda Avalokitesvara serta Vihara Dhammasala Watugong yang terletak sekitar 45menit dari kota Semarang. Kedua bangunan tersebut dibangun pada tahun 1995. Dalam kompleks Pagoda Buddhagaya Watugong ini juga terdapat Monumen Watugong, patung Buddha yang ada di bawah pohon Bodhi (pada pelataran vihara), patung Dewi Kwan Im, patung Budha Tidur dengan pakaian yang berwarna coklat dan tubuh dengan warna emas pada bagian sebelah kiri pagoda. Selain itu terdapat juga kolam teratai yang ada di sekitar pagoda.

Pagoda avalokitesvara, ikon populer pagoda buddhagaya watugong


Pagoda Avalokitesvara atau Pagoda Metakaruna (pagoda cinta serta kasih sayang) merupakan atu pagoda paling populer dari Pagoda Buddhagaya Watugong. Pagoda yang satu ini sengaja didirikan di dalam kompleks vihara guna menghormati Dewi Kwan Im Po Sat, umat Buddha sangat mempercayai dewi tersebut sebagai dewi kasih sayang. Pagoda Avalokitesvara memiliki ketinggian mencapai 45 meter dengan 7 tingkatan yang menyempit ka atas. Dimana tujuh tingkatan ini dimaknai oleh umat Buddha sebagai kesucian yang akan dicapai para pertapa setelah mereka sampai ke tingkat tujuh. Sungguh objek wisata ini sangat menarik untuk dikunjungi bagi kalian yang mencintai objek wisata religi.



Ritual penting memasuki kompleks pagoda buddhagaya watugong


Sebelum memasuki kompleks vihara, maka terdapat ritual khusus yang harus anda jalankan yaitu dengan menginjak relief ular, ayam serta babi yang terdapat di pintu masuk vihara. Berdasarkan keyakinan dari umat Buddha, ular merupakan sebuah lambang kebencian, ayam merupakan sebuah simbol keserakahan sementara babi merupakan simbol dari kemalasan. Sehingga dengan menginjak relief dari hewan-hewan tersebut diharapkan umat manusia dapat meninggalkan karakter-karakter buruk seperti yang disimbolkan oleh hewan tersebut dan dapat memasuki nirwana.

Keunikan pagoda buddhagaya watugong


Vihara ini dibangun menggunakan berbagai material yang secara langsung diimpor dari China. Mulai dari genteng, lampu naga, relief-relief batu yang terletak di tangga, kolam naga, burung hong serta patung kilin hingga semua aksesoris yang dapat anda lihat dari Pagoda Buddhagaya Watugong. Dari semua material tersebut benar-benar dibuat di China. Ini menjadi daya tarik sekaligus keunikan yang dimiliki oleh vihara binaan SanghaTheravada ini.